RSS

we can learn from iT..!!

dibaca dengan seksama y gan ceritanya,,

Apa yang ada dipikiranmu saat menyebut nama: SINGA.

Mungkin begitu banyak orang menilai sang raja hutan atau binatang buas lainnya. Seekor binatang pembunuh, liar, ganas dan suka menyerang manusia (remember the rule of jungle, they WILL NOT attack you, if you not disturb them) Tetapi dengan keegoisan manusia, selalu menyalahkan makhluk lain jika posisi mereka yang disakiti akan tetapi mereka membenarkan tindakan mereka sendiri untuk menyakiti makhluk yang lain.
Christian The Lion, membuktikan bahwa singa mempunyai perasaan yang sama seperti manusia. Mempunyai memory, kasih sayang, cinta, rasa rindu, dan kesetiaan. Fenomena ini sempat menghebohkan para pakar hewan ditahun 70-an. Mereka tidak pernah menyangka bahwa hewan ganas yang dilengkapi dengan insting membunuh, bisa mempunyai ingatan akan masa lalunya dan bisa mengendalikan insting membunuhnya terhadap manusia, yang notabene dianggap musuh oleh hampir segala makhluk buas
Christian, adalah seekor singa yang menjadi korban kejahatan pemburu gelap yang kemudian diperdagangkan di blackmarket. Sedangkan ansib ibu ata saudara Christian tidak diketahui, apakah mereka juga ikut tertangkap, mati terbunuh atau sudah terjual.
Pada taun 1969, Anthony Bourke dan John Rendall, dua orang sahabat, terkejut ketika menemukan seekor anak singa berusia 6 bulan di toko binatang Harrods yang sedang kesepian. Kondisi bayi singa itu sungguh menyedihkan. Si singa kecil dikurung didalam sebuah jeruji yang sangat kecil. Suara parau sang singa kecil menyentuh hati kedua pemuda ini dan lalu mereka membelinya dan memberikan nama Christian pada bayi singa itu. Mereka bertiga akhirnya tinggal disebuah rumah di London. Mereka pun memperlakukan Christian seperti layaknya sahabat. Mereka bermain bola bersama, makan bersama, nonton bersama dan jalan-jalan bersama. Mereka menjadi tiga sosok sahabat yang tidak terpisahkan.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar